Cara Menanam Kangkung Di Polybag

Rahasia 25 Hari Panen Begini Cara Menanam Kangkung Di Polybag

Gampang, begini cara menanam kangkung di polybag. Kangkung merupakan sayuran hijau yang mudah ditanam dimana saja. Kangkung kaya akan seng dan selenium yang dapat menyebabkan kantuk, sehingga dapat digunakan untuk mengobati insomnia. Kubis juga mengandung vitamin A dan vitamin C tingkat tinggi, yang membantu menjaga kesehatan dan stamina mata. Zat besi juga terdapat pada kubis, yang dapat meningkatkan kandungan hemoglobin dalam tubuh.

Kangkung, dari nama latinnya Ipomoea aquatic sp, merupakan sayuran bergizi tinggi yang biasa diolah menjadi tumisan kangkung. Tanaman ini banyak ditemukan di Indonesia dan dapat ditanam dimana saja. Ada dua jenis kangkung yang biasa kita jumpai: kangkung sawah dan kangkung darat. Namun kini Anda tidak perlu bingung lagi untuk menanam lobak. Itu tidak membutuhkan banyak ruang. Anda bisa menanam kangkung sendiri di rumah jika memiliki pot atau polybag. Jadi, menanam kangkung dalam pot atau kantong plastik bisa menjadi alternatif yang baik bagi masyarakat yang tidak memiliki banyak lahan.

Di sini, Pandawa News membuat ulasan Cara Menanam Kangkung di Polybag agar cepat panen. Dimulai dengan cara menyiapkan benih. Waktu panen kangkung biasanya 25-30 hari. Di bawah ini kita akan belajar cara menanam kangkung di polibag.

Persiapan Bibit Kangkung Agar Cepat Panen

Sebelum menanam kangkung dalam kantong plastik atau polybag, Anda perlu menyiapkan terlebih dahulu media yang akan digunakan. Sebelum menanam kangkung di polibag harus ditanam terlebih dahulu tanah yang gembur terlebih dahulu harus disiapkan terlebih dahulu kemudian ditambahkan kompos.Buatlah area penyemaian seperti bentuk gundukan tanah atau tegalan. Biarkan semalaman, kemudian sebarkan biji kangkung tersebut dan tutup dengan menggunakan jaring-jaring.

Berikan siraman air dua kali sehari. Biasanya, kangkung mulai tumbuh dalam waktu 5 hingga 7 hari. Namun, Anda juga bisa langsung menanam bibit kangkung di polybag atau pot tanpa proses penyemaian terlebih dahulu.

Persiapan Pot Atau Polybag

Jika Anda ingin menggunakan pot, Anda harus menggunakan pot dengan lubang di bagian bawah. Jika Anda menggunakan polybag, pastikan ada lubang kecil di bagian bawah. Jika Anda menggunakan pot bunga atau kantong plastik yang dijual bebas, biasanya sudah ada lubang. Tetapi jika Anda membuat pot sendiri, lubang itu penting.  Ini berguna untuk resapan air. Setelah itu, Anda bisa masuk ke media kultur. Media tanam bisa berupa campuran tanah dan kompos. Proporsi tanah harus lebih besar dari kompos (2:1), bisa juga ditambah arang sekam, tapi sedikit saja. Setelah memberikan kantong plastik atau pot bunga dan menanam bibit. Biarkan selama 1-2 hari terlebih dahulu sebelum ditanam dengan bibit kangkung.

Tahap Penanaman Bibit Kangkung

Jika budidaya kangkung menggunakan areal/wadah polibag/pot, pastikan bagian bawahnya dilubangi dan bagian bawahnya bersih dari tanah agar tidak ada sisa air di dalam kantong plastik juga. (dapat mengalir keluar).

Untuk mudahnya, sebelum diberi media tanam (tanah), masukkan terlebih dulu batu-batu kecil (atau pecahan-pecahan batu) ke dalam polibag/pot. Batu-batu tersebut berfungsi sebagai penyangga media tanam sekaligus mencegah tersumbatnya lubang drainase.

Kemudian isi kantong/pot plastik dengan media tanam 75%-85% kantong/pot plastik (jangan sampai penuh). Baca juga artikel Cara Menanam Cabe di Polybag.

Media tanam yang digunakan dapat berupa campuran tanah, pasir atau sekam dengan kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 atau 2:1:1.

TRENDING :  Cara Merawat Tanaman agar Selalu Segar

Di pasaran sudah banyak tersedia media tanam tunggal (sudah berupa campuran tanah dsb) yang bisa digunakan langsung untuk menyemai benih tersebut.

Sebelum menggunakan bahan tanam yang dibeli secara komersial, bahan tanam harus dibuka selama 1 hari di tempat yang teduh dan terbuka, terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan. Tujuannya untuk mendinginkan kemasan, sehingga media tanam siap digunakan.

Yang terpenting, saat memasukkan  bibit Kangkung dalam media tanam, media tanam harus “gembur (padat dan tidak keras)” agar benih/bibit yang nantinya akan tumbuh ke media tumbuh bisa leluasa menembus media tanam. .

Sebelum mulai menabur atau sebelum mulai menabur, letakkan terlebih dahulu media tanam di wadah penaburan (kantong plastik, pot bunga, kaleng bekas, dll). Kemudian bilas dengan sedikit air hingga media tanam lembab dan media tanam tetap gembur (tidak padat).

Buatlah terlebih dulu lubang pada media tanam (tanah) di polibag/pot terkait. Lubang tersebut digunakan untuk meletakkan / menanam bibit yang telah disemai.

Pindahkan bibit tanaman Kangkung yang sudah memiliki 4-6 daun. Pemindahan dilakukan secara perlahan (hati-hati) satu per satu agar tidak merusak akar yang lemah. Caranya, ambil/angkat bibit dengan mengikutsertakan tanah di sekitar akarnya. Untuk mengambil/mengangkat bibit tsb bisa menggunakan sendok atau sekop kecil/besar.

Kemudian masukkan kangkung dan tanah di sekitarnya ke dalam lubang yang sudah disiapkan. Tambahkan media tanam (tanah) di sekitar benih. Bibit harus muncul di permukaan tanah dalam posisi tegak, dan jika pemasangannya sulit, tekan tanah sedikit agar bibit berdiri tegak.

Setelah ditanam, semprot/siram dengan sedikit air (gunakan spray/penyemprot air yang halus).

Tempatkan tanaman Kangkung di lokasi terang yang terkena matahari langsung namun tidak terkena guyuran hujan.

Setelah kecambah muncul (menanam daun baru) dan tanaman dianggap kuat, tanaman kangkung siap dan pot/polybag dapat ditempatkan di tempat terbuka.

Tahap Perawatan Tanaman Kangkung

Merawat tanaman kangkung tidaklah sulit. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan tidak mudah terserang hama dan penyakit. Anda bisa rutin menyiramnya dua kali sehari, pagi dan sore. Jika Anda menanam pada musim hujan, bisa dikurangi penyiramannya. Ini karena terlalu banyak air dalam kangkung dapat dengan mudah merusaknya. Selalu bersihkan rumput dan gulma yang tumbuh di sekitar lobak. Gulma dan gulma dapat merampas nutrisi kangkung agar tidak tumbuh dengan baik. Pupuk juga harus digunakan. Sebaiknya berikan pupuk organik, agar hasilnya lebih akurat. Baca juga Cara Menanam Sayuran di Polybag.

Perawatan tanaman kangkung meliputi penyiraman, pemupukan, penggemburan, penanaman kembali dan pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Tanaman kangkung harus disiram dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman, daun dan batang. Jika media tanam mudah kering, maka frekuensi penyiraman harus dua kali sehari – pagi dan sore hari. Jika media tanam cenderung basah, penyiraman cukup sekali sehari, pagi atau sore hari. Penyiraman tidak boleh dilakukan pada siang hari karena dapat membuat tanaman layu.

Pemupukan tanaman Kangkung dilakukan dengan dosis dan cara penggunaan pupuk yang disesuaikan dengan petunjuk pada kemasan masing-masing pupuk.

Penjarangan tanaman Kangkung dilakukan untuk penanaman koloni, khususnya jika jarak antar tanaman Kangkung terlalu rapat, agar masing-masing tanaman mendapat unsur hara secara optimal. Tanaman yang dijarangkan dipindahkan ke tempat lain di polibag/pot yang sama atau polibag/pot lain yang sudah dipersiapkan.

Bila bibit tanaman Kangkung tumbuh tidak sempurna atau rusak atau mati, maka segera lakukan penyulaman (tanam kembali) dengan bibit Kangkung lainnya (jika ada).

Lakukan pembumbunan pada tanaman Kangkung, terutama jika tanah di sekitar tanaman mulai tergerus, atau ada akar tanaman yang muncul ke permukaan tanah. Juga ketika tanaman tumbuhnya agak miring (tidak tegak).

TRENDING :  Cara Menanam Bawang Merah agar Tumbuh Cepat

Pengendalian Hama pada Tanaman Kangkung

Hama tanaman meliputi lalat, kutu daun, ngengat, lalat putih, dan ulat bulu. Peluang munculnya hama tanaman ini akan lebih tinggi pada musim kemarau.

Jika salah satu tanaman terkena hama dan dibiarkan begitu saja, jangan dibiarkan begitu saja karena tanaman lain dapat dengan cepat terkena hama ini.

Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan pengendalian dengan penyemprotan pestisida dan kutu serta tungau setiap minggu sesuai dosis bila diperlukan.

Pengendalian Penyakit pada Tanaman Kangkung

Penyakit tanaman antara lain rebah kecambah, layu bakteri, layu (fusarium), antraknosa, busuk daun (choanephora), hawar phytophora, bercak daun (cercospora), bercak bakteri, busuk lunak bakteri, keriting kuning, dsb. Serangan penyakit tertentu yang disebabkan oleh cendawan dan bakteri akan semakin tinggi pada musin hujan.

Seperti halnya hama, jangan tinggalkan satu tanaman tanpa pengawasan karena dapat mempengaruhi tanaman lain jika dibiarkan tanpa pengawasan.

Untuk mengatasi masalah ini, jika perlu, kendalikan dengan menyemprotkan fungisida setiap minggu, tergantung dosisnya. Petunjuk dosis ada pada paket desinfektan yang menyertainya.

Tahap Memanen Kangkung di Polibag

Kangkung dapat dipanen dalam waktu 25 hingga 30 hari. Cara panennya harus dicabut sampai ke akarnya. Namun jika ingin memanen menjadi dua bagian, Anda bisa memotongnya hanya dari batangnya saja. Sekarang Anda bisa menikmati kangkung sendiri di rumah di kebun Anda sendiri. Mudah, bukan? Saya yakin Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Demikian ulasan yang dapat saya berikan. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat.

Mengenal Manfaat Kangkung untuk Kesehatan

Artinya ada dua pilihan cara yang bisa Anda pilih. Pertama adalah langsung menanam kangkung. Lalu yang kedua adalah melakukan penyemaian terlebih dahulu. Nah, untuk Anda yang tidak ingin ribet, langsung menanam bibit kangkung di polybag adalah pilihan terbaiknya.

Jangan remehkan sayuran bernama kangkung ini. Hal ini dikarenakan kangkung dikenal sebagai jenis sayuran yang sangat kaya akan nutrisi dan gizi. Oleh karena itu, lobak ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Nah, untuk Anda yang penasaran, berikut ini adalah beberapa contoh khasiat kangkung untuk kesehatan:

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Ternyata lobak bisa dijadikan sayuran esensial di tengah krisis COVID-19 yang belum usai. Hal ini dikarenakan lobak termasuk dalam kategori sayuran yang memiliki kemampuan untuk memperkuat kekebalan tubuh.

Ini karena kandungan vitamin A dan C. Kedua jenis vitamin tersebut diketahui berperan dalam aktivitas sel darah putih. Seperti yang Anda ketahui, salah satu fungsi utama sel darah putih adalah melawan infeksi.

Aktivitas antioksidan yang berasal dari vitamin A dan C yang ada dalam kangkung kemudian dapat melindungi sel-sel kekebalan dari risiko kerusakan akibat radikal bebas.

2. Obat Alami Darah Tinggi

Manfaat kangkung selanjutnya adalah dapat digunakan sebagai obat alami tekanan darah tinggi. Kemampuan lobak untuk menurunkan tekanan darah berasal dari potasium dalam kangkung. Diketahui juga bahwa potasium ini memiliki kemampuan untuk mengatur dan menurunkan tekanan darah.

3. Melawan Radikal Bebas

Seperti yang Anda ketahui, tubuh membutuhkan antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat besar. Mulai dari kerusakan DNA, jaringan, sel dan organ.

Jika dibiarkan, radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit serius. Misalnya, kanker dan diabetes.

Untungnya, selain vitamin A dan C, kangkung mengandung berbagai senyawa tanaman yang memiliki sifat antioksidan. Dari asam palmitat hingga flavonoid hingga fitol.

TRENDING :  9 Tanaman Hias Indoor Pembersih Udara dan Penyerap Racun

4. Menjaga Kesehatan Mata

Sayangnya, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kangkung dapat membantu menjaga kesehatan mata. Kemampuan ini berasal dari beta karoten yang ada di dalamnya. Suatu zat yang memiliki kemampuan untuk melindungi sel-sel mata dari kerusakan. Beta-karoten adalah sumber vitamin A dalam tubuh manusia.

Diketahui juga bahwa vitamin A berperan sangat penting dalam kesehatan mata. Dari menjaga kemurnian kornea, komponen yang terlibat dalam pembentukan rhodopsin, hingga menyampaikan pesan ke mata dengan protein.

5. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh

Tubuh manusia membutuhkan kalium setiap hari. Karena itu, sangat penting untuk membiasakan diri dengan makanan tinggi kalium. kangkung merupakan sayuran yang kaya akan potasium.

Kalium ini memiliki banyak fungsi. Misalnya pengaturan keseimbangan cairan. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang merekomendasikan makan kangkung secara rutin.

Di atas sebenarnya hanya beberapa contoh. Artinya, manfaat kangkung untuk kesehatan cukup banyak. Jadi, segera praktekkan cara menanam kangkung di polybag agar bisa dikonsumsi setiap hari. Selamat mencoba.