Bank Jago
Bank Jago

Fakta Bank Jago Yang Bikin Netizen Kagum

Fakta Bank Jago Yang Bikin Netizen Kagum Bank Jago adalah lembaga keuangan untuk bidang jasa keuangan yang sebelumnya mempunyai nama bank Artos Indonesia dan lokasinya berada di Kota Kembang Bandung yang sudah berdiri semenjak tahun 92. Salah satu Bank swasta asal Indonesia ini, namanya sekarang ini semakin melambung apalagi di tahun 2020 langsung mendadak viral di media sosial tiktok dan membuat banyak sekali netizen kagum dengan perkembangan yang sangat pesat dari jasa keuangan tersebut.

Fakta Bank jago yang akan kami bahas pada artikel kali ini mungkin jarang diketahui, dikarenakan salah satu lembaga keuangan yang ada di kota Bandung tersebut ternyata sekarang ini sedang viral dan menjadi salah satu perbankan yang banyak dilirik bukan hanya oleh masyarakat yang ada di Jawa Barat akan tetapi di luar Jawa Barat, malahan yang paling terbaru jasa perbankan ini untuk sahamnya langsung dipantau Bursa Efek.

Pada tahun 2020 tepatnya di bulan Oktober yang lalu, salah satu jasa keuangan ini ternyata langsung mendadak viral di tik tok setelah diunggah oleh salah seorang kreator bernama @nisnongg_ yang memperlihatkan terkait seluruh informasi tentang salah satu bank suasta bernama bank jago.

Fakta Bank Jago

Di bawah ini adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber di internet tentang Bank jago yang sekarang ini sedang naik daun di antaranya adalah.

Bank Jago viral di tiktok

Pada bulan Oktober 2020, salah satu konten kreator tiktok bernama @nisnongg_ langsung mengunggah salah satu video yang memperlihatkan bagaimana situasi karyawan dan juga kantor yang ada di salah satu perbankan di Bandung tersebut.

Lihat pada video, lokasi perbankan ini tertata dengan rapi dengan menggunakan desain interior yang asri dan juga modern dan pada video terlihat beberapa ruangan yang dilengkapi dengan taman sehingga sangat fotogenik seperti pemandangan perkotaan dari jendela.

Video Bank Jago sampai sekarang masih trending di tik tok dan mendapatkan apresiasi dari milenial dan mengatakan apabila perbankan ini berbeda dengan bank yang ada di Indonesia.

Pendiri bank jago

Pada awalnya perbankan ini bernama bank Artos Indonesia yang berdiri pada tahun 1992 akan tetapi berubah nama menjadi Bank Jago diakuisisi pada tahun 2019 oleh Jerry Ng dan Sugito Walujo dengan nilai mencapai 243 miliar dan sudah mewakili 51% modal dasar dan di sektor perusahaan.

TRENDING :  Bantuan PIP 2021 Senilai Rp1 Juta Dibuka Kembali Untuk Anak Sekolah SD, SMP dan SMA, Begini Cara Daftarnya!

Mempunyai 5 kantor cabang

Sampai 2020, bank yang ada di kota Bandung ini sudah mempunyai 5 kantor cabang yaitu satu kantor pusat dan juga sudah berada dalam jaringan ATM Bersama dan Alto dan sudah terkoneksi dengan Prima dan untuk Fokus utama dari bank tersebut yaitu bisnis kemitraan.

Masuk di BEI sejak tahun 2016

Pada bulan Januari 2016 bank tersebut resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan kode ARTO dan sampai di tahun 2021, perkembangan saham salah satu bank asal Indonesia ini sangat bagus walaupun di tengah wabah virus Corona.

Diakuisisi investor go-jek

Seperti diketahui apabila pada tanggal 18 desember 2019 saham bank ini sudah diakui oleh Jerry Ng mantan petinggi dari Bank Danamon dan Bank BTPN dan selanjutnya berhasil menjadikan bank mempunyai penggemar tersendiri dan yang paling keren, investor go-jek langsung memburu bank tersebut.

Naik di luar kebiasaan

Bursa Efek Indonesia memberikan informasi apabila sudah terjadi peningkatan harga saham dari PT Bank jago Tbk yang ternyata di luar kebiasaan atau biasanya disebut dengan unusual market activity akan tetapi pengumuman tersebut tidak serta merta memperlihatkan adanya pelanggaran pada peraturan undang-undang untuk pasar modal dimana Bursa Efek Indonesia menyampaikan informasi yang paling terakhir di bulan Februari 2021, apabila peningkatan dari PT Bank jago Tbk sangat signifikan dan melesat.

Malahan baru 2 bulan saldo go-jek di PT Bang jago langsung bertambah sampai 19 triliun dan hal ini memberikan sebuah keunikan tersendiri apalagi terjadinya lonjakan harga saham dari bank ini langsung masuk dalam daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar yang ada di Bursa Efek Indonesia yaitu mencapai Rp118,33 triliun.